Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Februari 2017

Adab Dalam Berkomunikasi di Media Sosial


ADAB DALAM BERKOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL

Pertanyaan:
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bagaimana kita menyikapi media sosial yang semakin mudah memberikan kabar ke teman atau saudara? Sehingga memungkinkan kita untuk berkomunikasi kepada lawan jenis. Padahal kita berkomunikasi hanya bermaksud memberi kabar kost teman-teman lama.
جَزَاك اللهُ خَيْرًا
(Dari Umi Ma'rifah di Taiwan Anggota Grup WA Bimbingan Islam T06 G58)

Jawab:

Medsos adalah sarana yang dapat digunakan untuk sesuatu yang mubah, dapat pula untuk sesuatu yang bernilai ibadah, maupun untuk maksiat.

Bila medsos digunakan untuk hal-hal yang tujuannya mubah, seperti komunikasi dengan bahasa yang sopan (tidak genit), maka hukumnya mubah. Hanya saja, penggunaan medsos tetap perlu dibatasi agar tidak berlebihan dalam yang mubah, sehingga bergeser kepada yang dilarang.

Intinya, perhatikan poin-poin berikut:

1. Siapa yang akan diajak berkomunikasi? (mahram atau bukan). Kalau mahram, maka tidak mengapa. Tapi kalau bukan, maka batasi dan seperlunya saja.

2. Gunakan bahasa yang jelas dan tidak genit. Karena tulisan hukumnya sama dengan ucapan. Kita dilarang berkomunikasi dengan selain mahram, kecuali dengan nada bicara yang tegas dan tidak genit (merangsang syahwat lawan jenis).

3. Jangan share berita tentang amal shalih kita, karena ini mengundang sifat riya’ (ingin pamer), dan ini bisa membatalkan pahala amal kita.

4. Jangan berlebihan dalam berkomunikasi via medsos, namun sebatas yang diperlukan saja.

5. Jangan share foto-foto pribadi agar tidak disalahgunakan.

6. Jangan share foto orang lain, kecuali dengan seizinnya dan demi kemaslahatan syar’i (Contoh: men-share foto saudara kita yang jadi korban suatu musibah, atau yang sedang terbaring di Rumah Sakit, dan semisalnya).

Karena setiap muslim punya harga diri dan kehormatan yang tidak boleh dilanggar, dan tidak setiap orang ridha foto dirinya dalam kondisi tertentu disebarluaskan, karena ini bisa masuk ke dalam ghibah (menceritakan hal-hal yang tidak disukai saudara kita terkait dirinya tanpa sepengetahuan dia).

7. Jangan share foto makhluk bernyawa (hewan dan manusia) kecuali demi kemaslahatan syar’i yang mu’tabar.

8. Jangan asal sebarkan berita kecuali yang telah diklarifikasi kebenarannya dan bermanfaat untuk diketahui orang lain. Tidak semua berita yang tersebar itu benar, dan tidak semua berita yang benar itu pantas disebar. Kalaupun ia pantas disebar, maka tidak semua orang akan mendapat manfaat dari berita itu.

Bahkan boleh jadi bagi sebagian kalangan, sesuatu yang bermanfaat bagi kita akan menimbulkan madharat bagi orang lain karena disalah fahami. Jadi, pilih-pilihlah yang seksama dalam men-sharing sesuatu.

Demikian, wallaahu a’lam.

Konsultasi Bimbingan Islam
Dijawab oleh Ustadz Dr. Sufyan Baswedan Lc MA

Sabtu, 14 Jumadal Ūla 1438 H / 11 Februari 2017 M

Sumber: http://www.bimbinganislam.com/konsultasi/25-adab-akhlak/725-adab-dalam-berkomunikasi-di-media-sosial

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Click
🌍 BimbinganIslam.com

Like & Share
👥 Facebook Page :
Fb.com/Info.BimbinganIslam
Fb.com/TausiyahBimbinganIslam
Fb.com/BimbinganMuamalahMaaliyah

Join Us
📣 Telegram Channel :
Telegram.me/TJBiAS
Telegram.me/TausiyahBimbinganIslam
Telegram.me/BimbinganMuamalahMaaliyah
__________

◆ Mari bersama mengambil peran dalam dakwah...
Dengan menjadi Donatur Rutin Program Dakwah Cinta Sedekah

1. Pembangunan & Pengembangan Rumah Tahfizh
2. Support Radio Dakwah dan Artivisi
3. Membantu Pondok Pesantren Ahlu Sunnah Wal Jamaah di Indonesia

Silakan mendaftar di :
http://cintasedekah.org/ayo-donasi/

Hidup Berkah dengan Cinta Sedekah
🌎 www.cintasedekah.org
👥 https://web.facebook.com/gerakancintasedekah/
📺 youtu.be/P8zYPGrLy5Q
----------------------------------------⁠⁠⁠⁠
BACA SELENGKAPNYA

Rabu, 08 Februari 2017

Salatuk - Aplikasi Pengingat Waktu Shalat


Salah satu rukun islam adalah mendirikan shalat 5 waktu. Artinya shalat merupakan salah satu perintah yang apabila tidak dilaksanakan maka bisa merusak keislaman seseorang, bahkan bisa mengeluarkan seseorang dari islam jika sengaja meninggalkannya karena meyakini bahwa shalat 5 waktu itu tidak wajib.
Selain itu, shalat juga merupakan tiang agama. Bisa dibayangkan apabila rumah atau bangunan tidak memiliki tiang, maka bangunan tersebut tidak akan bisa tegak, atau tiangnya rapuh maka niscaya bangunan tersebut akan roboh.
Maka dari itu, shalat memiliki kedudukan yang sangat istimewa bagi seorang mukmin. Sehingga wajib bagi kita untuk memperhatikan segala hal yang berkaitan dengan shalat. Salah satu di antaranya adalah tentang waktu shalat.
Setiap shalat memiliki waktunya dan rentangnya masing-masing, yang apabila shalat tersebut dikerjakan di luar waktunya atau di luar dari ketentuan lain yang berkaitan dengannya, maka shalat seseorang tidak akan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Di antara rentang waktu tersebut, shalat yang dikerjakan di awal waktu adalah yang paling utama.
Oleh karena itu, penulis ingin berbagi informasi tentang sebuah aplikasi pengingat waktu shalat yang bernama “Salatuk”.
Aplikasi ini alhamdulillah bisa dijalankan di smartphone android dan iOS. Apa saja fiturnya?

1. Tampilan
Untuk tampilan, menurut kami cukup user friendly, simple, elegant, useful dan ringan. Berikut ini beberapa tampilannya







2. Pengaturan Lokasi
Pertama kali saat kita membuka Salatuk, aplikasi ini langsung mencari dan mendeteksi di mana lokasi kita. Pengaturan lokasi pada aplikasi Salatuk ada dua cara, bisa dengan otomatis dan manual. Pengaturan otomatis mewajibkan kita untuk mengaktifkan GPS terlebih dahulu. Sedangkan pengaturan manual cukup dengan mengetikkan nama kota. Kami sarankan menggunakan pengaturan lokasi secara otomatis karena lebih akurat.


3. Widget
Widget ini sangat bermanfaat ketika kita ingin mengakses dan mengetahui jadwal shalat tanpa harus membuka aplikasi terlebih dahulu. Salatuk menawarkan tiga macam tampilan widget. Berikut ini tampilan widgetnya.




4. Jadwal Shalat
Jadwal shalat pada aplikasi ini terdiri dari waktu subuh, syuruq, zuhur, asar, magrib, dan isya dengan ditampilkan jamnya dan sisa waktu ke jadwal berikutnya.


5. Masjid Terdekat
Fitur lainnya adalah adanya pencarian masjid terdekat dengan radius yang bisa kita tentukan sendiri, yaitu mulai dari 1 km sampai 10 km.


6. Arah kiblat
Tidak lengkap rasanya jika aplikasi pengingat waktu shalat tanpa petunjuk arah kiblat. Maka Salatuk melengkapi fiturnya dengan petunjuk arah kiblat.


7. Alarm Adzan
Seperti kebanyakan aplikasi serupa, Salatuk juga menawarkan fitur alarm adzan dengan tampilan yang simple dan praktis. Pengguna bisa dengan mudah mengatur alarm adzan shalat, yaitu bersuara, getar, dan diam. Selain itu kita juga bisa memilih suara adzan untuk masing-masing shalat baik suara yang disediakan oleh aplikasi maupun suara yang ada tersimpan di memori smartphone kita.
Kelebihan lain dari aplikasi ini adalah pengguna bisa mengatur profil suara hapenya setelah adzan berkumandang, bisa diatur berapa menit hape akan berada pada modus diam atau getar setelah alarm adzan. Jadi tidak perlu khawatir hape berdering saat kita shalat, karena Salatuk sudah men-silent-kannya secara otomatis sampai batas waktu yang kita tentukan.

8. Pengingat Shalat
Fitur ini adalah fitur favorit penulis. Fitur ini sangat berguna bagi kita-kita yang sibuk dengan rutinitas pekerjaan. Dengan fitur ini kita bisa menampilkan catatan pengingat bahwa sebentar lagi akan masuk waktu shalat, misalnya kita setting 10 menit sebelum alarm adzan, pengingat akan muncul, sehingga kita bisa bersiap-siap untuk menuju shalat. Pengingatnya bisa kita tuliskan sendiri dengan kata-kata kita.

Gimana? Keren kan aplikasinya? Bagi pembaca yang ingin mengistallnya cari aja di Google Play atau di App Store.
Demikian yang dapat kami paparkan. Mungkin masih ada lagi fitur-fitur lain yang belum kami paparkan karena keterbatasan penulis.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua dan penulis mengharapkan tulisan ini sebagai salah satu ladang pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Wallahu A’lam.
BACA SELENGKAPNYA
Privacy Policy      Disclaimer      Sitemap      Contact Us      © 2017  Ekataba
Powered by Blogger